Tentang Jurnal Ini

Kepemilikan, Penerbit, dan Sejarah Jurnal

Jurnal Farmasi Indonesia (JFI) dimiliki sepenuhnya dan diterbitkan secara resmi oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), organisasi profesi apoteker resmi di tingkat nasional. Ikatan Apoteker Indonesia bertanggung jawab atas kepemilikan hukum, keberlanjutan institusional, serta penyediaan infrastruktur teknologi penerbitan guna memajukan ilmu pengetahuan dan praktik profesi kefarmasian di tingkat nasional maupun internasional.

Pengelolaan dan Independensi Editorial

Operasional editorial harian Jurnal Farmasi Indonesia dijalankan secara mandiri oleh Dewan Redaksi, yang terdiri dari akademisi, ilmuwan, dan praktisi ahli dari berbagai universitas dan lembaga riset. Seluruh keputusan editorial—mulai dari penyaringan awal (initial screening), penunjukan Mitra Bestari, penilaian substantif, hingga keputusan penerimaan naskah—dijalankan secara otonom, independen, serta bebas dari pengaruh komersial, intervensi industri farmasi, maupun kepentingan organisasi.

Fokus, Ruang Lingkup, dan Bidang Keilmuan

Jurnal Farmasi Indonesia terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun (Januari dan Juli) dengan model penelaahan sejawat (peer-reviewed), mencakup bidang-bidang berikut:

  • Farmasi Klinis: Uji klinis, pemantauan kadar obat terapeutik (TDM), farmakovigilans, keselamatan pasien, dan pelayanan farmasi klinis;

  • Farmasi Komunitas dan Sosial-Administrasi: Praktik pelayanan farmasi komunitas, literasi kesehatan, kepatuhan pengobatan, farmasi kesehatan masyarakat, dan farmakoekonomi;

  • Kimia Farmasi: Sintesis bahan obat, pengembangan dan validasi metode analisis, stabilitas kimiawi obat, dan kajian HKSA/SAR;

  • Biologi Farmasi dan Farmakognosi: Isolasi senyawa bahan alam, fitokimia, standarisasi simplisia/ekstrak, dan etnofarmakologi;

  • Farmakologi dan Toksikologi: Mekanisme molekuler obat, uji praklinis (ADME), interaksi obat, serta evaluasi toksisitas;

  • Pengembangan Obat dan Kimia Medisinal: Pemodelan in silico (CADD), optimasi molekul kandidat obat, reposisi obat, dan desain prazat;

  • Teknologi Farmasi dan Sistem Penghantaran Obat: Praformulasi, optimasi sediaan konvensional, serta sistem penghantaran obat baru (novel drug delivery systems).

Jenis Naskah yang Diterbitkan

Jurnal ini menerima dan menerbitkan:

  • Artikel Penelitian Orisinal (Original Research Articles)

  • Tinjauan Sistematis & Meta-Analisis (Systematic Reviews & Meta-Analyses)

  • Artikel Ulasan / Ulasan Ringkas (Review Articles & Mini-Reviews)

  • Komunikasi Singkat (Short Communications)

  • Laporan Kasus Klinis (Case Reports)

  • Surat kepada Editor (Letters to the Editor)

Kebijakan Penelaahan Sejawat (Peer Review)

JFI menerapkan sistem telaah tertutup ganda (Double-Blind Peer Review). Setiap naskah yang masuk terlebih dahulu diperiksa kelengkapan administrasinya dan diuji kemiripan teksnya menggunakan perangkat lunak anti-plagiasi (Turnitin/iThenticate, dengan ambang batas kesamaan maksimal 20%). Naskah yang memenuhi syarat ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua (2) orang Mitra Bestari independen yang bebas dari konflik kepentingan dalam rentang waktu evaluasi 2 hingga 4 minggu.

Kebijakan Akses Terbuka (Open Access Policy)

Jurnal Farmasi Indonesia menyediakan akses terbuka penuh dan langsung ke seluruh artikel yang diterbitkan atas dasar prinsip bahwa ketersediaan riset secara bebas bagi masyarakat umum mendukung pertukaran ilmu pengetahuan global yang lebih luas. Pembaca dapat membaca, mengunduh, menyalin, menyebarkan, mencetak, atau menautkan teks lengkap artikel tanpa dipungut biaya langganan maupun biaya akses (no paywalls).

Pemberitahuan Hak Cipta dan Lisensi

Penulis yang mempublikasikan karyanya di JFI mengalihkan hak cipta kepada jurnal dengan hak penerbitan pertama di bawah lisensi:

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0)

(http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)

Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk membagikan (share) dan mengadaptasi (remix/adapt) karya untuk tujuan non-komersial, dengan kewajiban memberikan atribusi/sitasi yang tepat kepada penulis asli dan publikasi awal di JFI, serta menyebarluaskan karya turunan di bawah lisensi yang setara. Penulis diizinkan dan sangat didorong untuk mengarsipkan seluruh versi naskah (pre-print, naskah diterima, maupun PDF resmi penerbit) pada repositori institusi atau profil ilmiah dengan menyertakan tautan DOI aktif.

Keterbukaan Sponsor, Pendanaan, dan Biaya Publikasi

Jurnal Farmasi Indonesia beroperasi secara transparan di bawah naungan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Biaya pemeliharaan peladen, operasional portal OJS, penyuntingan tata letak (layout typesetting), registrasi pengenal permanen DOI (Crossref), dan preservasi arsip digital didukung oleh alokasi kelembagaan penerbit serta Biaya Pemrosesan Artikel (Article Processing Charges - APC) yang dibebankan kepada penulis untuk naskah yang telah dinyatakan diterima.

Seluruh keputusan editorial diambil secara independen dan otonom; penerimaan naskah semata-mata ditentukan oleh kelayakan dan kualitas ilmiah naskah, bukan oleh kemampuan finansial. Rincian struktur pembiayaan terkini dapat diakses melalui laman resmi: https://jfi-online.org/index.php/jfi/apc.

Kebijakan Pengarsipan dan Preservasi Digital (LOCKSS, CLOCKSS, & PKP PN)

Untuk menjamin keamanan, keutuhan, dan keteraksesan permanen jangka panjang terhadap seluruh artikel terbitan lintas generasi, JFI terintegrasi dengan jaringan preservasi digital:

  • Sistem Preservasi LOCKSS & CLOCKSS: Jurnal ini mengaktifkan sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) dan CLOCKSS (Controlled Lots of Copies Keep Stuff Safe) untuk membangun sistem pengarsipan terdistribusi di antara perpustakaan riset dunia yang berpartisipasi, memungkinkan perpustakaan tersebut membuat arsip permanen untuk tujuan preservasi dan restorasi data ilmiah.

Pernyataan Privasi (Privacy Statement)

Data identitas pribadi yang mencakup nama, afiliasi institusi, nomor telepon/kontak, dan alamat surel (e-mail) yang dimasukkan ke dalam portal OJS Jurnal Farmasi Indonesia hanya akan digunakan khusus untuk keperluan pengelolaan naskah, proses editorial, dan korespondensi resmi jurnal. Data pribadi tersebut tidak akan dialihkan, diserahkan, atau dijual kepada pihak ketiga untuk kepentingan komersial lainnya.

Halaman / Sub-Kebijakan Khusus: Biaya Pemrosesan Artikel (Article Processing Charges - APC)

Jurnal Farmasi Indonesia menerapkan kebijakan biaya penerbitan yang transparan sebagai berikut:

  • Biaya Pengiriman Naskah (Article Submission Fee): Rp 0,- / Gratis. Penulis tidak dikenakan biaya saat mengirimkan naskah ke sistem OJS.

  • Biaya Penelaahan Naskah (Article Review Fee): Rp 0,- / Gratis. Penelaahan sejawat oleh Mitra Bestari dilakukan secara cuma-cuma tanpa pungutan biaya telaah.

  • Biaya Pemrosesan / Publikasi Artikel (Article Processing Charge - APC): Dikenakan hanya pada naskah yang dinyatakan Diterima (Accepted) untuk diterbitkan setelah melewati penelaahan sejawat. Informasi lengkap mengenai nominal, metode pembayaran, serta ketentuan teknis dapat dilihat langsung melalui tautan resmi: https://jfi-online.org/index.php/jfi/apc.

  • Kebijakan Keringanan Biaya (Waiver Policy): Permohonan keringanan atau pembebasan biaya (waiver) dapat diajukan bagi penulis dengan kondisi pendanaan terbatas melalui surat permohonan resmi kepada Pemimpin Redaksi pada saat pengiriman naskah awal. Keputusan pemberian keringanan tidak memengaruhi proses penelaahan ilmiah naskah.