Identifikasi Inhibitor Protease NS2B/NS3 Virus Dengue Berbasis Flavonol melalui Farmakologi Jaringan dan Penambatan Molekuler

Penulis

  • Neni Frimayanti Sekolah tinggi ilmu farmasi Riau, Jl Kamboja Panam Pekanbaru Inodnesia, 28293
  • Haiyul Fadhli Sekolah tinggi ilmu farmasi Riau, Jl Kamboja Panam Pekanbaru Inodnesia, 28293
  • Mazani Febrina Sekolah tinggi ilmu farmasi Riau, Jl Kamboja Panam Pekanbaru Inodnesia, 28293

DOI:

https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.970

Kata Kunci:

dengue, flavonol, network pharmacology, molecular docking, NS2B/NS3

Abstrak

Virus dengue masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, sementara penemuan inhibitor efektif yang menargetkan protease NS2B/NS3 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandidat anti-dengue potensial dari senyawa flavonol Artocarpus heterophyllus melalui alur kerja in silico terintegrasi. Pendekatan network pharmacology terlebih dahulu digunakan untuk mengeksplorasi hubungan senyawa–target, kemudian dilanjutkan dengan molecular docking berbasis struktur untuk mengevaluasi afinitas pengikatan terhadap protease NS2B/NS3 (PDB ID: 2FOM), yang dilengkapi dengan profil ADME. Di antara ligan yang dievaluasi, senyawa 6 dan 9 menunjukkan energi ikatan prediktif yang menguntungkan serta orientasi yang stabil pada sisi aktif, termasuk kedekatan spasial dengan residu catalytic triad (His51, Asp75, dan Ser135). Profil farmakokinetik yang diprediksi juga umumnya berada dalam kisaran yang dapat diterima untuk kandidat obat tahap awal. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa flavonol terpilih berpotensi menjadi titik awal yang menjanjikan untuk pengembangan antivirus dengue; namun demikian, validasi eksperimental lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi aktivitas biologisnya.

Diterbitkan

31-07-2026

Cara Mengutip

Frimayanti, N., Fadhli , H., & Febrina, M. (2026). Identifikasi Inhibitor Protease NS2B/NS3 Virus Dengue Berbasis Flavonol melalui Farmakologi Jaringan dan Penambatan Molekuler. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(2), 259–275. https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.970

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.