Potensi Kombinasi Pegagan dan Dadap Serep dalam Menurunkan Risiko Nonalcoholic Fatty Liver Disease

Penulis

  • Marita Kaniawati Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Agus Sulaeman Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Elis Susilawati Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Nita Selifiana Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Naida Kasihtheisya Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Widi Syahyudin Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung
  • Mutiara Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno Hatta 754 Bandung

DOI:

https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.768

Kata Kunci:

pegagan, dadap serep, NAFLD

Abstrak

Fruktosa telah lama dikenal sebagai bahan tambahan gula atau pemanis, biasa ditemukan dalam minuman ringan, kue kering dan makanan olahan harian lainnya. Sejumlah besar gula tambahan dalam makanan sehari-hari akan meningkatkan kemungkinan menderita berbagai penyakit akibat gangguan metabolik termasuk Nonalcoholic Fatty Liver Diseases (NAFLD). Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi potensi kombinasi ekstrak etanol pegagan dan dadap serep (EEPDS) terhadap penurunan risiko NAFLD yang dipicu oleh konsumsi tinggi fruktosa. Parameter yang diamati meliputi penanda inflamasi (diwakili oleh kadar Vascular Cell Adhesion Molecule-1 atau VCAM-1), penanda stress oksidatif (diwakili oleh kadar Malondialdehid atau MDA), parameter lipid (diwakili oleh Trigliserida) dan parameter fungsi hati (diwakili oleh kadar Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase atau SGOT dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase atau SGPT). Metode penelitian menggunakan Post Test Only Control Group Design dengan hewan uji tikus jantan Galur Wistar selama 60 hari, yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal (pakan normal), kelompok induksi (pakan normal  + fruktosa 60%), kelompok pembanding (pakan normal + fruktosa 60% + kurkumin), kelompok uji 1 (pakan normal + fruktosa 60% + EEPDS 50:100 mg/kgBB), kelompok uji 2 (pakan normal + fruktosa 60% + EEPDS 100:100 mg/kgBB), dan kelompok uji 3 (pakan normal + fruktosa 60% + EEPDS 100:50 mg/kgBB). Hasil penelitian kombinasi ekstrak etanol pegagan dan dadap serep ini menunjukkan adanya efek menurunkan risiko NAFLD, yang ditandai dengan penurunan kadar Trigliserida, SGOT, SGPT, MDA dan marker inflamasi (VCAM-1). Sebagai kesimpulan kombinasi EEPDS dapat menurunkan risiko NAFLD yang dipicu oleh konsumsi tinggi fruktosa.  

Diterbitkan

30-07-2026

Cara Mengutip

Kaniawati, M., Sulaeman, A., Susilawati, E., Selifiana, N., Kasihtheisya, N., Syahyudin, W., & Parasitia, O. (2026). Potensi Kombinasi Pegagan dan Dadap Serep dalam Menurunkan Risiko Nonalcoholic Fatty Liver Disease. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(2), 235–244. https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.768

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.