Perbandingan Rituksimab dan Biosimilarnya dalam Regimen Kemoterapi pada Pasien Limfoma Non-Hodgkin di RS Persahabatan

Penulis

  • Dendhi Bagus Andriyanto Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Depok 16424, Jawa Barat, Indonesia
  • Nadia Farhanah Syafhan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Depok 16424, Jawa Barat, Indonesia
  • Fitri Nurhayati Instalasi Farmasi, Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur 13230, Jakarta, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.488

Kata Kunci:

limfoma non-hodgkin, rituksimab biosimilar, R-CHOP, efektivitas, keamanan

Abstrak

Limfoma non-Hodgkin (LNH), khususnya Diffuse Large B-cell Lymphoma (DLBCL), merupakan keganasan limfatik dengan insidensi yang signifikan secara global maupun di Indonesia. Regimen R-CHOP adalah terapi lini pertama standar, di mana rituksimab terbukti meningkatkan efikasi. Setelah paten berakhir, biosimilar rituksimab menjadi tersedia, menawarkan alternatif yang lebih hemat biaya. Namun, perbandingan efektivitas dan keamanan di dunia nyata, khususnya pada populasi Indonesia, masih terbatas. Penelitian ini merupakan studi komparatif retrospektif yang dilakukan di Rumah Sakit Persahabatan, melibatkan pasien LNH yang menerima regimen R-CHOP antara tahun 2019-2024. Data rekam medis dikumpulkan untuk kelompok yang menerima rituksimab produk referensi (n=60) dan biosimilar (n=56). Karakteristik pasien, respons terapi berdasarkan RECIL 2017, dan kejadian tidak diinginkan (KTD) berdasarkan CTCAE dibandingkan menggunakan uji statistik Chi-Square atau Mann-Whitney U, dengan tingkat signifikansi p<0.05. Karakteristik dasar pasien antara kedua kelompok menunjukkan komparabilitas yang signifikan secara statistik. Analisis efektivitas menunjukkan respons komplit kelompok Produk Referensi lebih tinggi (75% vs 58,9% Complete Response [CR]) tapi tidak signifikan (p=0,194). Profil keamanan juga menunjukkan sebagian besar KTD tidak berbeda signifikan. Namun, insidensi Herpes Grade ≥ 3 secara signifikan lebih tinggi pada kelompok Biosimilar (8,3%) dibandingkan Produk Referensi (0%) (p=0,024). Rituksimab biosimilar menunjukkan efikasi yang sebanding dengan produk referensinya dalam respons terapi pada pasien LNH yang menerima R-CHOP. Profil keamanan umumnya sebanding, meskipun ditemukan peningkatan insidensi Herpes yang signifikan pada kelompok biosimilar. Temuan ini mendukung penggunaan rituksimab biosimilar sebagai alternatif yang efektif, namun menekankan pentingnya pemantauan KTD spesifik, khususnya reaktivasi Herpes.

Diterbitkan

23-07-2026

Cara Mengutip

Andriyanto, D. B., Syafhan, N. F., & Nurhayati, F. (2026). Perbandingan Rituksimab dan Biosimilarnya dalam Regimen Kemoterapi pada Pasien Limfoma Non-Hodgkin di RS Persahabatan . JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(2), 198–207. https://doi.org/10.35617/jfionline.v18i2.488

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.